Silahkan Pilih Warna Yang Anda Sukai Untuk Kenyamanan Mata Anda

Ganti Warna Teks Yg Sesuai

Minggu, 12 Februari 2012

Mencegah kebakaran akibat Listrik dan Gas

Kalau pada postingan saya yang lalu, saya manulis tentang
'mencegah kebakaran pada mobil', sekarang saya akan menulis
tentang Mencegah kebakaran pada rumah akibat listrik, yang
tentu saja tulisan ini banyak bertebaran di internet. cuma
bedanya disini saya akan lebih fokus pada pengungkapan dari
sumber api.

Menurut pandangan saya, listrik itu identik dengan api yang
terbungkus dan tidak menyebar ke udara. dia akan tetap pada
media penyalurnya yaitu Kabel atau bahan konduktor lain.
selama tidak ada faktor lain(Load)yang menjembatani. Bahkan
beban2 yang membutuhkan tenaga listrikpun jarang menjadi
sebab dari kebakaran. seperti pompa air listrik, kulkas,TV
kipas angin. peralatan2 tersebut oleh pabrik pembuatnya
sudah dirancang agar tidak menyebabkan kebakaran. yaitu
dengan memberikan pengaman berupa overload / sekring pada
tiap produknya, agar jika terjadi ketidak beresan pada alat
tersebut aliran listrik terputus.

Lalu kenapa masih sering terjadi kebakaran rumah dengan
kambing hitamnya listrik.?. Nah itulah manusia, yang selalu
mencarikan alasan buat kelalaiannya.

Pembaca Blog yang budiman.., yeah ( ngrayu nih biar pada
follow ). Tiap terjadi kebakaran itu selalu karena adanya 3
faktor kesalahan, dan faktor utamanya adalah Human error.
faktor keduanya adalah adanya sesuatu yang bisa menjadi
bara atau percikan api disertai ketersediaannya bahan atau
gas yang mudah menjadi api, seperti gas, bensin dan bahan2
lain yang saat suhu meningkat sangat mudah terbakar.
Percikan2 api listrik itu sendiri tidak dapat membakar
suatu benda kecuali gas. Dan gas tidak akan terbakar kalau
tidak ada api atau percikan listrik. seperti yang terjadi
di SUMEDANG, berita dari KOMPAS.com . Denpasar.berita dari
INILAH.COM(belum dipake Tabung gas meledak) dll.

Parahnya Mas, percikan api listrik sering2 tidak terlihat,
sebab tertutup tempurung stopkontak atau saklar. dan gas
elpiji kalau kadarnya sedikit tidak berbau. kalau keduanya
(yang tidak terlihat dan tercium)itu bertemu. jadi..Bumm.

Jadi bagaimana agar listrik tidak memercikan api..?

Pertama jangan gunakan peralatan Listrik seperti steker-
stopkontak, yang tidak memenuhi kwalitas Standar.

Kedua Jangan menumpuk fitting berlebihan karena kabel yang
menjadi sumber dari titik temu itu bisa jadi tidak mencuku
pi untuk menahan beban. yang mengakibatkan panas dan meleleh.

ketiga Curigailah saklar atau stop kontak yang kalo di ON
pake ngedip dulu baru nyala. kondisi itu biasanya terjadi
karena pin penghubung (bag. dalam saklar) Longgar atau
jika ada pegas, pegasnya lemah. Longgarnya pin penghubung
itu menyebabkan percikan2 api yang tidak dapat kita lihat.

ada baiknya sekali sekali anda meraba tempurung plastik
bagian luar stopkontak, saklar, apakah ada terasa hangat
atau bahkan panas. Ingat..! tangan anda harus kering.
jika anda merasakan adanya rasa hangat/panas. hati2 lah.
karena (jika ada kebocoran gas) kondisi seperti itu bisa
menjadi sumber malapetaka.

Ok.. semoga postingan yang kurang bermutu ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda tidak langsung dapat muncul, menunggu moderasi